Umum

Hari Privasi Data dan Hari Lego Internasional, Dua Wajah Dunia Digital di 28 Januari

237
×

Hari Privasi Data dan Hari Lego Internasional, Dua Wajah Dunia Digital di 28 Januari

Share this article

BERITAMU.ID – JAKARTA, 28 JANUARI 2026 – Dua peringatan global yang berbeda makna namun sama-sama relevan dengan kehidupan modern, Data Privacy Day dan Hari Lego Internasional, ramai diperingati masyarakat dunia pada 28 Januari 2026. Media online dan media sosial menyoroti keduanya sebagai refleksi keseimbangan antara kesadaran digital dan ekspresi kreativitas di era teknologi.

Di dunia digital, Data Privacy Day atau Hari Privasi Data diperingati sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya melindungi informasi pribadi di ruang siber. Sejumlah media online menurunkan laporan dan artikel edukatif yang mengingatkan masyarakat akan risiko kebocoran data, pencurian identitas, hingga penyalahgunaan informasi pribadi di tengah masifnya penggunaan platform digital.

Pakar keamanan siber yang dikutip berbagai media menekankan bahwa perlindungan data bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan penyedia layanan digital, tetapi juga individu sebagai pengguna. Penggunaan kata sandi yang kuat, autentikasi ganda, serta kehati-hatian dalam membagikan data pribadi di media sosial menjadi pesan utama yang disuarakan dalam peringatan tahun ini.

Di media sosial, tagar terkait privasi data ramai digunakan untuk berbagi tips keamanan digital, pengalaman pribadi terkait kebocoran data, hingga kritik terhadap pengelolaan data oleh platform digital. Diskursus ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap hak atas privasi di era ekonomi digital.

Sementara itu, di sisi lain dunia maya, suasana berbeda terlihat dalam peringatan Hari Lego Internasional. Komunitas kreator, penggemar Lego, hingga keluarga dengan anak-anak merayakannya dengan berbagi foto dan video kreasi Lego di berbagai platform media sosial.

Berbagai tantangan konstruksi Lego, mulai dari membangun kota impian, tokoh budaya populer, hingga replika bangunan ikonik dunia, ramai bermunculan di lini masa. Sejumlah media online mengangkat fenomena ini sebagai bentuk ekspresi kreatif lintas usia yang tetap relevan di tengah dominasi hiburan digital berbasis layar.

See also  Polres Bondowoso Sidak SPBU, Pastikan Kualitas Pertalite Aman dan Sesuai Standar 

Peringatan Hari Lego Internasional juga dipandang sebagai pengingat nilai bermain kreatif dan imajinatif, khususnya bagi anak-anak. Beberapa artikel menyoroti peran Lego dalam melatih kemampuan motorik, pemecahan masalah, serta kolaborasi, sekaligus menjadi sarana interaksi keluarga di tengah kesibukan digital.

Menariknya, sejumlah pengamat budaya digital menilai peringatan Hari Privasi Data dan Hari Lego Internasional yang jatuh di tanggal yang sama menghadirkan kontras sekaligus harmoni. Di satu sisi, masyarakat diajak lebih waspada dan kritis terhadap dunia digital; di sisi lain, Lego menghadirkan ruang bermain fisik yang mendorong kreativitas, imajinasi, dan interaksi sosial.

Kedua peringatan ini mencerminkan wajah masyarakat modern yang terus bernegosiasi antara teknologi, keamanan, dan kebutuhan akan ekspresi kreatif. Media online menilai, kesadaran privasi dan kreativitas adalah dua hal yang sama-sama penting untuk membangun ekosistem digital yang sehat dan manusiawi.

Dengan meningkatnya partisipasi publik di media sosial, peringatan Data Privacy Day dan Hari Lego Internasional tahun ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga ruang refleksi bersama tentang bagaimana teknologi seharusnya digunakan—aman, bertanggung jawab, dan tetap memberi ruang bagi kreativitas. (PXC)