PemerintahanUmum

Dari RTLH hingga Koperasi Merah Putih, Khofifah Ungkap Hasil Kolaborasi Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya

240
×

Dari RTLH hingga Koperasi Merah Putih, Khofifah Ungkap Hasil Kolaborasi Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya

Share this article

BERITAMU.ID – SURABAYA, 29 OKTOBER 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen Pemprov Jatim melanjutkan sinergi dengan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Piek Budyakto dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri acara Lepas Sambut Pangdam V/Brawijaya dari Mayjen TNI Rudy Saladin kepada Mayjen TNI Piek Budyakto di Gedung Balai Prajurit Komando Daerah Militer (Kodam) V/Brawijaya, Rabu (28/10) malam.

Dalam kesempatan ini, Khofifah mengucapkan selamat datang kepada Mayjen TNI Piek Budyakto sebagai Pangdam V/Brawijaya. Ia berharap sinergi yang telah terjalin antara Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya dapat terus berlanjut dan semakin kuat untuk mendukung pembangunan dan kemajuan Jawa Timur.

“Hari ini tongkat estafet kepemimpinan berpindah dari Mayjen TNI Rudy Saladin kepada Mayjen TNI Piek Budyakto, untuk itu kami menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas di bumi Majapahit,” kata Gubernur Khofifah.

“Malam hari ini juga kita melepas Mayjen TNI Rudy Saladin supaya bisa terbang tinggi dan tinggi lagi. Terima kasih partnership dan dedikasi beliau yang luar biasa,” tambahnya.

Menurutnya, sinergi dan kolaborasi seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan di Jawa Timur. Karena itu, kemitraan antarlembaga perlu terus diperkuat agar berbagai program dapat berjalan selaras dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Saya meyakini sukses yang tercapai ini karena sinergi dan kolaborasi Forkopimda Jawa Timur. Ini adalah bagian dari partnership kita semua,” imbuhnya.

Khofifah menambahkan, kemitraan tersebut perlu diwujudkan melalui silaturahmi harakiyah, yakni silaturahmi yang dilanjutkan dengan kerja nyata, kerja bersama dan kesinambungan program.

“Silaturahmi ini bukan sekadar menjaga hubungan baik, tetapi juga silaturahmi harakiyah, yakni menyambungkan program dan memperkuat kerja bersama,” terangnya.

See also  Dugaan Gratifikasi Eks Sekjen MPR: Renovasi Rumah hingga Pesta Pernikahan Anak

“Jawa Timur memiliki sekitar 37 persen dari total luas wilayah Pulau Jawa, dengan 38 kabupaten/kota, jumlah terbanyak di Indonesia. Karena itu, sinergi seluruh pihak menjadi sangat penting dalam membangun Jawa Timur,” bebernya.

Menurut Khofifah, sinergi antara Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah, sekaligus mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Silaturahmi harakiyah tersebut, tambahnya, diwujudkan melalui berbagai program kolaborasi konkret, di antaranya pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi rumah layak huni, pengembangan SMAN 5 Taruna Brawijaya, serta dukungan terhadap pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

“Alhamdulillah berbagai program konkret sangat banyak kami realisasikan bersama, ini adalah wujud sinergi lintas sektor, tujuannya tentu supaya kesejahteraan masyarakat bisa terus ditingkatkan,”lanjutnya.

Selain mendukung pembangunan, Khofifah menambahkan, kolaborasi Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya juga berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sinergi tersebut diwujudkan melalui penanganan dinamika unjuk rasa pada akhir Agustus 2025 serta upaya pemberantasan premanisme.

Koordinasi lintas lembaga juga diperkuat melalui pembentukan satuan tugas terpadu penanganan premanisme berdasarkan Keputusan Gubernur serta penerbitan Surat Edaran Bersama Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur, dan Pangdam V/Brawijaya tentang penggunaan sistem pengeras suara di wilayah Jawa Timur.

Ke depan, Khofifah menekankan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dinamika sosial dan ekonomi, perkembangan teknologi informasi, hingga potensi bencana. Koordinasi yang baik diperlukan agar setiap persoalan dapat diantisipasi dan ditangani secara tepat sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

“Semoga keamanan dan ketertiban masyarakat Jawa Timur dapat terus terjaga. Karena itu, komunikasi dan koordinasi harus terus diperkuat agar berbagai persoalan dapat diantisipasi dan ditangani secara tepat,” katanya.

See also  Gubernur Khofifah Ajak Anak Korban Gempa NTT Kembali Bermimpi dan Semangat Sekolah

Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Khofifah juga mengajak seluruh unsur untuk terus menjaga semangat persatuan melalui kerja nyata dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kepemimpinan dan tempat tugas dapat berganti, tetapi hubungan baik dan semangat kebersamaan harus tetap terjaga. Inilah yang menjadi modal penting untuk terus menjaga Jawa Timur tetap aman, kondusif, dan mendukung kesejahteraan masyarakat,”lanjutnya.

Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan apresiasi kepada Mayjen TNI Rudy Saladin atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin selama bertugas sebagai Pangdam V/Brawijaya. Ia berharap pengalaman dan hubungan baik yang telah dibangun selama bertugas di Jawa Timur menjadi bekal berharga dalam melanjutkan pengabdian.

“Terima kasih kepada Mayjen TNI Rudy Saladin atas kebersamaan, komunikasi, dan kerja sama yang telah terjalin selama bertugas di Jawa Timur,” jelasnya.

Di akhir, Khofifah juga mendoakan agar Mayjen TNI Rudy Saladin beserta keluarga senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas dan amanah selanjutnya.

Sejalan dengan Gubernur Khofifah, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Piek Budyakto menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan sinergi dengan Pemprov Jatim dalam mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas wilayah.

“Kami sangat senang disambut dengan baik di Jawa Timur. Kami meyakini berbagai potensi yang dimiliki Jawa Timur merupakan kekuatan penting bagi kawasan sekitarnya,” ujar Piek.

Ia juga menyampaikan harapan agar dukungan dan arahan dari Gubernur Khofifah serta seluruh jajaran Forkopimda dapat memperkuat pelaksanaan tugasnya sebagai Pangdam V/Brawijaya.

“Dengan kepemimpinan Ibu Khofifah, kami optimistis dapat menjalankan tugas dengan baik. Kami mohon arahan dan dukungan agar bisa melanjutkan hubungan baik yang telah dirintis oleh Mayjen TNI Rudy Saladin. Terima kasih atas berbagai kemajuan yang telah dibangun di Kodam V/Brawijaya. Semoga sinergi ini dapat terus terjaga dan semakin kuat,” pungkasnya.

See also  Gubernur Khofifah Tinjau Hasil Bedah Rumah Satpam SMAN 2 Surabaya, Bukti Kepedulian Hunian Layak Insan Pendidikan Jatim

Sementara itu, Mayjen TNI Rudy Saladin menyampaikan terima kasih kepada jajaran Forkopimda Jawa Timur atas dukungan dan sinergi selama dirinya bertugas sebagai Pangdam V/Brawijaya. Ia berharap Kodam V/Brawijaya terus berkembang dan kolaborasi yang telah terbangun dapat berlanjut di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Piek Budyakto.

“Terima kasih atas seluruh sinergi yang telah terbangun selama ini. Saya yakin Kodam V/Brawijaya akan terus maju. Saya juga memohon doa dan dukungan agar diberikan kelancaran serta kemudahan dalam menjalankan tugas di tempat yang baru,” kata Rudy.

Ia turut mengapresiasi dukungan Gubernur Khofifah dalam pelaksanaan berbagai program prioritas di Jawa Timur. Menurutnya, kolaborasi yang terjalin selama ini memberikan banyak pengalaman berharga yang akan menjadi bekal dalam melanjutkan pengabdian.

“Banyak pelajaran dan pengalaman yang saya dapatkan selama bertugas di Kodam V/Brawijaya. Berbagai program prioritas Ibu Gubernur dapat segera kami tindak lanjuti melalui langkah-langkah konkret. Terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin. Semoga sinergi dan kolaborasi ini terus berlanjut bersama Mayjen TNI Piek Budyakto,” tutupnya. (TGK)