EkonomiPemerintahan

ANIS BYARWATI: UMKM BUTUH PENDAMPINGAN AGAR BISA BERSAING

316
×

ANIS BYARWATI: UMKM BUTUH PENDAMPINGAN AGAR BISA BERSAING

Share this article
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati mengapresiasi langkah Bank Indonesia dalam melakukan pendampingan terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Barat agar mampu berkembang dan naik kelas.

BERITAMU.ID – Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati mengapresiasi langkah Bank Indonesia dalam melakukan pendampingan terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Barat agar mampu berkembang dan naik kelas.

Menurut Anis, dukungan terhadap UMKM tidak cukup hanya melalui bantuan modal atau Bantuan Langsung Tunai (BLT), tetapi juga harus disertai pembinaan, pelatihan, dan pendampingan usaha secara berkelanjutan. Ia menilai langkah tersebut penting agar UMKM memiliki daya saing dan mampu memperluas pasar hingga tingkat nasional maupun global.

“Pendampingan menjadi hal penting agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan naik kelas,” ujar Anis dalam keterangannya.

Politisi Fraksi PKS itu menyebut UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional karena berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Karena itu, negara perlu hadir memastikan pelaku usaha kecil mendapat akses pembiayaan, pelatihan, hingga digitalisasi usaha.

Anis juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, Bank Indonesia, lembaga keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat kapasitas UMKM daerah, termasuk di Kalimantan Barat.

Ia berharap program pendampingan yang dilakukan BI dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Sebelumnya, berbagai program sosial dan pembinaan UMKM yang melibatkan Bank Indonesia juga telah dilakukan di sejumlah daerah. Program tersebut mencakup bantuan peralatan usaha, pelatihan manajemen bisnis, hingga dukungan pemasaran digital bagi pelaku UMKM. (NSK)

See also  Ekspektasi Pasar Menguat: BI Siap Menahan Suku Bunga di Level 4,75%