BERITAMU.ID – JAKARTA, Maskapai penerbangan asal Amerika Serikat, United Airlines, mencapai kesepakatan sementara dengan serikat pekerja awak kabin terkait peningkatan gaji dan tunjangan. Kesepakatan ini dinilai sebagai salah satu yang paling signifikan di industri penerbangan global.
Dalam pernyataan bersama, United Airlines dan Association of Flight Attendants-CWA (AFA-CWA) menyebutkan bahwa perjanjian tersebut mencakup kenaikan gaji langsung setelah diratifikasi. Bahkan, pada akhir masa kontrak, gaji tertinggi awak kabin diproyeksikan mencapai 100 dollar AS per jam, menjadikannya yang tertinggi di industri.
Selain kenaikan upah, kesepakatan ini juga memperkenalkan sejumlah skema kompensasi baru, seperti bayaran saat proses boarding, kompensasi untuk jeda panjang antar penerbangan, serta bonus penandatanganan untuk seluruh awak kabin. Total nilai paket kompensasi tersebut mencapai sekitar 740 juta dollar AS.
Namun demikian, kesepakatan ini masih bersifat sementara dan harus melalui proses persetujuan internal serikat. Tahap pertama adalah persetujuan dari dewan eksekutif utama AFA yang terdiri dari seluruh presiden lokal. Jika disetujui, perjanjian akan diajukan kepada seluruh awak kabin United Airlines untuk diratifikasi.
Apabila disahkan, kontrak ini akan berlaku selama lima tahun sebelum dapat dinegosiasikan kembali.
Dari sisi pasar, saham UAL ditutup melemah 0,28 persen ke level 92,69 dollar AS pada perdagangan reguler. Namun, dalam perdagangan setelah jam bursa, saham perusahaan tercatat naik sekitar 0,49 persen.
Kesepakatan ini mencerminkan tren peningkatan tuntutan kesejahteraan tenaga kerja di sektor penerbangan, seiring pemulihan industri pascapandemi dan meningkatnya kebutuhan operasional maskapai. (IAP)



