Umum

Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Kehormatan Universiti Malaya, Buka Ruang Kolaborasi Perkuat Pembangunan SDM Berkelanjutan di Jatim

279
×

Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Kehormatan Universiti Malaya, Buka Ruang Kolaborasi Perkuat Pembangunan SDM Berkelanjutan di Jatim

Share this article
istimewa

BERITAMU.ID – “Saya selaku wakil daripada Universiti Malaya sangat menghargai dan berterima kasih kepada Ibu Gubernur. Saya melihat Ibu Gubernur sebagai satu nikmat yang Allah SWT berikan kepada rakyat Jawa Timur,” pungkasnya.

Ia mengaku terkesan dengan paparan mengenai Islam moderat yang dibangun para Wali Songo dan hingga kini tetap menjadi pegangan masyarakat Indonesia.

Sementara itu, Pensyarah Kanan Jabatan Usuluddin dan Dakwah Universiti Malaya, Dr. Muhammad Hazim bin Mohd Azhar, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Gubernur Khofifah dan Pemprov Jawa Timur.

“Persaudaraan yang harmonis dan kultur yang hampir sama ini menjadi kekuatan untuk terus menggerakkan energi positif dalam membangun negara kita masing-masing,” katanya.

Nilai-nilai moderasi tersebut, lanjut Khofifah, menjadi perekat kuat hubungan Indonesia dan Malaysia sebagai bangsa serumpun dengan kedekatan sejarah dan budaya.

“Lima dari sembilan Wali Songo yang mengajarkan Islam moderat berada di Jawa Timur, yakni Sunan Ampel, Sunan Giri, Maulana Malik Ibrahim, Sunan Drajat, dan Sunan Bonang,” tuturnya.

Tak hanya unggul secara ekonomi, Gubernur Khofifah juga menegaskan karakter Jawa Timur sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai Islam moderat dan toleransi. Ia menyebut, fondasi moderasi beragama di Indonesia tidak terlepas dari peran para Wali Songo.

Selain itu, Jawa Timur memiliki 13 kawasan industri serta dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yakni KEK Gresik dan KEK Singhasari, yang menjadi penopang pertumbuhan investasi dan industri berbasis pengetahuan.

“Saat ini Jawa Timur mengambil peran sebagai Gerbang Baru Nusantara, didukung oleh Pelabuhan Tanjung Perak yang melayani hampir 80 persen distribusi logistik ke kawasan Indonesia Timur,” terangnya.

Secara ekonomi, Jawa Timur konsisten menunjukkan kinerja yang solid. Pada Triwulan III-2025, ekonomi Jawa Timur tumbuh sebesar 5,22 persen (year-on-year), lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan nasional sebesar 5,04 persen. Jawa Timur juga menjadi penyumbang ekonomi terbesar kedua di Pulau Jawa dengan kontribusi 25,65 persen dan berkontribusi 14,54 persen terhadap perekonomian nasional.

See also  Dua Program Unggulan Khofifah Diakui Nasional: Misi Dagang & Trans Jatim Menangkan Anugerah Ekonomi Kerakyatan

“Jawa Timur ditopang oleh letak geografis yang strategis, infrastruktur yang semakin terkoneksi, serta ekosistem industri dan logistik yang terus berkembang,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga memaparkan potensi strategis Jawa Timur sebagai provinsi dengan modal dasar pembangunan yang kuat. Dengan jumlah penduduk hampir 15 persen dari total penduduk Indonesia dan didominasi usia produktif, Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Program ini menjadi sarana pembelajaran lintas budaya sekaligus memperluas perspektif global bagi generasi muda,” tambahnya.

Menurut Khofifah, program kunjungan akademik lintas negara tidak hanya memperkuat jejaring antarmahasiswa dan perguruan tinggi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran lintas budaya serta pertukaran perspektif global yang sangat penting dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Pemprov Jatim menyambut hangat kedatangan rombongan mahasiswa dan dosen Universiti Malaya. Semoga silaturahim ini bisa kita lanjutkan dalam berbagai format, baik di bidang pendidikan, dakwah, ekonomi, budaya, maupun sektor lainnya,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kunjungan akademik ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan persahabatan, kerja sama, serta pertukaran pengetahuan antara Indonesia dan Malaysia, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan SDM.

“Saya berharap kunjungan ini dapat memberikan pengalaman yang berkesan, memperluas wawasan, serta menjadi awal dari kerja sama yang semakin erat, produktif, dan berkesinambungan antara Jawa Timur dan Malaysia,” ujar Khofifah.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Khofifah saat menerima kunjungan kehormatan Universiti Malaya dalam rangka Lawatan Kunjung Hormat Universiti Malaya Program Outbound Malang Intellectual Journey di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (27/1).

SURABAYA, 28 JANUARI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan perguruan tinggi dan komunitas internasional, termasuk Universiti Malaya, Malaysia, guna memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkelanjutan di Jawa Timur.

See also  Fundamental Perbankan Kokoh, OJK: Minat Investor Asing Tidak Surut di 2025

tes (MQY)